BBKSDA Riau Pastikan Lokasi Harimau Viral Berada di Jantung Konservasi TN Zamrud

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tapak harimau Sumatera di di Taman Nasional (TN) Zamrud, Kabupaten Siak, Riau.

i

Foto: Tapak harimau Sumatera di di Taman Nasional (TN) Zamrud, Kabupaten Siak, Riau.

SIAK,(AlamRimba.com) – Menanggapi rekaman video harimau Sumatera yang viral di jagat maya baru-baru ini, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memberikan klarifikasi resmi. Sang raja hutan yang sempat menjadi buah bibir tersebut ditegaskan sedang berada di “istananya” sendiri, yakni kawasan Taman Nasional (TN) Zamrud, Kabupaten Siak.

​Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, mengungkapkan bahwa berdasarkan identifikasi mendalam, individu dalam video tersebut adalah seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) jantan dewasa. Kehadirannya bukan sebagai ancaman bagi pemukiman, melainkan bagian dari pergerakan alami di wilayah kedaulatannya.

​“Lokasi penampakan berada di akses jalan PT Bumi Siak Pusako (BSP). Wilayah ini merupakan area terbatas bagi publik dan masuk dalam dekapan kawasan konservasi TN Zamrud,” ujar Supartono melalui keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga:  Kemenhut Perluas Kanal Aduan dan Perketat Pengawasan Peredaran Kayu di Sumatera

Supartono menjelaskan bahwa TN Zamrud adalah bagian tak terpisahkan dari home range atau wilayah jelajah luas yang masuk dalam kantong habitat Semenanjung Kampar. Kemunculan satwa ini merupakan fenomena kewajaran alamiah yang membuktikan bahwa ekosistem di tanah Siak masih terjaga dengan baik.

​Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (14/1) pagi, saat dua pekerja PT BSP, Khaidir dan Dedi, berpapasan dengan sang predator di depan Water Injection Plant (WIP). Momen langka yang terjadi sekitar 1,3 kilometer dari Pos BBKSDA Desa Dayun itu sempat diabadikan melalui gawai dan menyebar cepat di media sosial.

Tim BBKSDA Riau bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan keamanan manusia dan satwa. Di lokasi, tim menemukan bukti otentik berupa jejak tapak kaki sepanjang 12 sentimeter di dua titik berbeda. Temuan ini mengonfirmasi bahwa sang raja sedang berkelana sejauh 1,8 kilometer di dalam habitat aktifnya.

Baca Juga:  Momen Mencekam Pemanen Damar di Inhu Diserang Dua Harimau, Berhasil Lolos dari Maut

Di balik kekaguman terhadap keindahan satwa dilindungi ini, Supartono memberikan peringatan tegas kepada masyarakat dan karyawan di area konsesi. Ia menghimbau agar dokumentasi pertemuan dengan satwa liar tidak disebarluaskan ke media sosial demi menghindari keresahan yang tidak perlu.

​“Kami memohon agar rekaman tersebut tidak diviralkan. Hal ini penting untuk menjaga ketenangan masyarakat serta melindungi keselamatan satwa itu sendiri dari potensi ancaman pihak luar yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Supartono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel alamrimba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gajah Riau Tewas Mengenaskan, Kapolda: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Penjahat Lingkungan!
Tragis! Gajah Sumatra Ditemukan Mati Tanpa Kepala di Area Konsesi PT RAPP Pelalawan
Pimpin Operasi Dini Hari, Polwan Ditreskrimsus Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Kayu Suaka Margasatwa Kerumutan
Di Tengah Program Green Policing, Polda Riau Mulai Sikat Perambah Hutan Pelalawan
Sinergi Gakkum Sumatera dan Satgas PKH Amankan Pelaku Pembalakan Liar di Kawasan Konservasi TNTN
Dampak Pelanggaran Lingkungan, Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan di Sumatra
Pemprov Riau Beri Deadline 3 Bulan Kosongkan Sawit di Kawasan TNTN
Hakim PN Pelalawan Dikritik Tajam, HMI Sebut Putusan Verstek Sengketa Hutan Abaikan Keadilan Ekologis
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Gajah Riau Tewas Mengenaskan, Kapolda: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Penjahat Lingkungan!

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:41 WIB

Tragis! Gajah Sumatra Ditemukan Mati Tanpa Kepala di Area Konsesi PT RAPP Pelalawan

Minggu, 1 Februari 2026 - 06:17 WIB

Pimpin Operasi Dini Hari, Polwan Ditreskrimsus Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Kayu Suaka Margasatwa Kerumutan

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:53 WIB

Di Tengah Program Green Policing, Polda Riau Mulai Sikat Perambah Hutan Pelalawan

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:35 WIB

Sinergi Gakkum Sumatera dan Satgas PKH Amankan Pelaku Pembalakan Liar di Kawasan Konservasi TNTN

Berita Terbaru