Pemberantasan Illegal Logging: BBKSDA Riau Seret Penjarah Kayu Suaka Margasatwa Kerumutan ke Jalur Hukum

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU,(AlamRimba.com) – Komitmen menjaga kelestarian ekosistem terus diperkuat. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Balai Penegakan Hukum (Gakkum) LHK Wilayah Sumatera berhasil menggagalkan upaya pengangkutan kayu olahan yang diduga kuat berasal dari pembalakan liar di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

​Operasi senyap yang berlangsung pada Kamis dini hari (5/3/2026) ini berujung pada penyitaan dua unit truk bermuatan kayu serta penangkapan dua orang terduga pelaku.

​Kepala BBKSDA Riau, Supartono, melalui Kepala Bagian Tata Usaha, Laskar Jaya Permana, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah manis dari konsistensi tim di lapangan melalui skema Smart Patrol.

​“Tim Resor Kerumutan Utara dan Tengah sedang melakukan patroli rutin saat mendeteksi aktivitas mencurigakan di dalam kawasan. Sekitar pukul 02.50 WIB, tim menemukan truk Mitsubishi Canter (BM 9869 SU) tengah memuat kayu di area Parit Mega. Meski pelaku di lokasi tersebut sempat melarikan diri, tim tetap mengamankan barang bukti,” ujar Laskar dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Baca Juga:  Suaka Margasatwa Rawa Singkil Menyusut, Aktivis Lingkungan Desak Penegakan Hukum dan Restorasi Hutan Gambut

​Ketegangan sempat memuncak saat tim bergerak menuju titik kedua di Parit Pago pada pukul 03.15 WIB. Di sana, petugas menemukan truk Isuzu Giga (BM 9382 UN) yang juga sarat muatan kayu. Guna mencegah para pelaku kabur ke kegelapan hutan, petugas terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Baca Juga:  Bupati Pelalawan H.Zukri Hadiri Buka Puasa Bersama Muslimat NU, Tausiyah oleh Abdul Somad

​“Langkah tegas terukur diambil. Supir berinisial G dan kernet berinisial H berhasil diringkus tanpa perlawanan lebih lanjut,” tegas Laskar.

​Saat ini, kedua truk beserta seluruh muatannya telah dievakuasi ke Kantor Seksi Wilayah II Balai Gakkum di Pekanbaru untuk proses penyidikan lebih mendalam.

​Atas perbuatannya, para pelaku terancam dijerat Pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yang telah diubah melalui UU Cipta Kerja. Ancaman hukuman tidak main-main, yakni pidana penjara maksimal 5 tahun serta denda hingga Rp2,5 miliar.

​Penindakan ini menjadi peringatan keras bagi siapapun yang masih nekat merusak paru-paru hijau Riau demi keuntungan pribadi.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel alamrimba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pelalawan Bongkar Jaringan Ilegal Logging, Dua Truk Kayu Tanpa Dokumen Disita
Cegah Perusakan Hutan, Balai Besar TNLL Sita Kayu Ilegal di Palolo Sigi
Mengenang Gajah Jovi, 2 Dekade Menjadi Diplomat Rimba Penjaga Perdamaian di Riau
Terpantau Camera Trap, BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak dan Drone Thermal Evakuasi Harimau di Inhil
Mahasiswa dan Pelajar Jepang Belajar Konservasi Hutan Tropis di Riau
Tekan Angka Emisi dan Perindah Daerah, Pemkab Siak Tanam 5.050 Pohon Sepanjang 15 Kilometer
APARI Gelar Aksi Tanam Mangrove di Ampiang Parak Pesisir Selatan
Aksi Cepat Gakkum LHK Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal di Pelalawan, APARI: Usut Tuntas Hingga ke Pemodal
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Satreskrim Polres Pelalawan Bongkar Jaringan Ilegal Logging, Dua Truk Kayu Tanpa Dokumen Disita

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Cegah Perusakan Hutan, Balai Besar TNLL Sita Kayu Ilegal di Palolo Sigi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Mengenang Gajah Jovi, 2 Dekade Menjadi Diplomat Rimba Penjaga Perdamaian di Riau

Senin, 3 Agustus 2026 - 01:02 WIB

Terpantau Camera Trap, BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak dan Drone Thermal Evakuasi Harimau di Inhil

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:40 WIB

Mahasiswa dan Pelajar Jepang Belajar Konservasi Hutan Tropis di Riau

Berita Terbaru