Tragis! Gajah Sumatra Ditemukan Mati Tanpa Kepala di Area Konsesi PT RAPP Pelalawan

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN,(AlamRimba.com) – Dunia konservasi kembali berduka. Seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) ditemukan mati dalam kondisi mengenaskan di kawasan hutan konsesi PT RAPP, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Penemuan ini memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian dan otoritas lingkungan hidup.

​Peristiwa ini pertama kali terungkap berkat laporan seorang warga bernama Winarno pada Senin (2/2/2026) malam. Saat melintasi area tersebut, ia mencium aroma busuk yang menyengat. Setelah ditelusuri, Winarno menemukan sosok bangkai raksasa yang sudah tidak utuh.

​”Saya langsung melaporkan temuan itu ke pihak keamanan karena kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Winarno.

​Merespons laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Pelalawan bersama tim gabungan lintas instansi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP I Gede Yoga Eka Pranata, memaparkan kondisi satwa yang sangat tragis saat ditemukan.

Baca Juga:  Penampakan Induk dan Anak Harimau Dekat SDN 016 Teluk Naga Resahkan Warga

​”Gajah tersebut ditemukan dalam posisi duduk, namun bagian kepalanya sudah terpotong atau hilang. Temuan ini memperkuat indikasi adanya tindakan kriminalitas atau perburuan liar terhadap satwa yang sangat dilindungi ini,” tegas AKP Yoga, Kamis (5/2/2026).

​Guna mengungkap penyebab pasti kematian, tim gabungan yang terdiri dari Reskrim Polres Pelalawan, Polsek Ukui, Ditkrimsus Polda Riau, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah melaksanakan prosedur nekropsi pada Rabu (4/2/2026).

​Selain pemeriksaan medis, Tim Bidlabfor Polda Riau yang dipimpin oleh Iptu Imam Yusuf Hanura turut mengamankan sejumlah sampel fisik, termasuk sampel tanah di sekitar lokasi bangkai. Uji laboratorium ini dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya zat kimia berbahaya atau racun yang sengaja digunakan untuk melumpuhkan satwa tersebut.

Baca Juga:  Sinergi Pemerintah dan Swasta, Kunci Percepatan Perbaikan Jalan Lintas Bono

​Pihak kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam atas hilangnya nyawa satwa ikonik Indonesia ini. Penyelidikan kini tengah dikembangkan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan data teknis dari lapangan.

​”Kami akan berupaya keras memburu siapa pun yang bertanggung jawab atas kematian gajah ini. Penyelidikan terus berjalan,” tambah AKP Yoga.

​Polres Pelalawan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian satwa liar. Warga diminta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan atau tindak pidana kehutanan melalui kantor polisi terdekat atau layanan Call Center 110.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel alamrimba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Nelayan Demo PT Karya Panen Terus, Desak Pemulihan Sungai Kerumutan
Polres Bengkalis Tetapkan Pemilik Kebun Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Produksi sebagai Tersangka
Hutan Habitat Harimau Sumatra Dibabat, Kemenhut Sikat 6 Tersangka Pembalakan Liar di Riau
Satreskrim Polres Pelalawan Bongkar Jaringan Ilegal Logging, Dua Truk Kayu Tanpa Dokumen Disita
Cegah Perusakan Hutan, Balai Besar TNLL Sita Kayu Ilegal di Palolo Sigi
Mengenang Gajah Jovi, 2 Dekade Menjadi Diplomat Rimba Penjaga Perdamaian di Riau
Terpantau Camera Trap, BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak dan Drone Thermal Evakuasi Harimau di Inhil
Mahasiswa dan Pelajar Jepang Belajar Konservasi Hutan Tropis di Riau
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:48 WIB

Ratusan Nelayan Demo PT Karya Panen Terus, Desak Pemulihan Sungai Kerumutan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Polres Bengkalis Tetapkan Pemilik Kebun Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Produksi sebagai Tersangka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Hutan Habitat Harimau Sumatra Dibabat, Kemenhut Sikat 6 Tersangka Pembalakan Liar di Riau

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Satreskrim Polres Pelalawan Bongkar Jaringan Ilegal Logging, Dua Truk Kayu Tanpa Dokumen Disita

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Mengenang Gajah Jovi, 2 Dekade Menjadi Diplomat Rimba Penjaga Perdamaian di Riau

Berita Terbaru