Menhut Raja Juli Antoni Targetkan Reforestasi 2.557 Hektare di TNTN Tuntas Tahun Ini

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELALAWAN,(AlamRimba.com) – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmen serius Pemerintah dalam memulihkan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Melalui peta jalan (roadmap) yang terukur, Pemerintah menargetkan reforestasi seluas 2.557 hektare di kawasan tersebut sepanjang tahun 2026.

​Langkah konkret ini diawali dengan penanaman perdana di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Selasa (3/3). Sebagai tahap awal, seluas 400 hektare lahan segera ditanami kembali, yang kemudian akan berlanjut secara bertahap hingga mencapai target total di akhir tahun.

​“Insyaallah, tahun ini kita akan melakukan reforestasi seluas 2.557 hektare. Ini bukan sekadar penanaman, melainkan bagian dari upaya besar memulihkan fungsi ekologis kawasan TNTN yang telah lama terdegradasi,” tegas Menhut Raja Juli Antoni dalam sambutannya.

Baca Juga:  Bupati Pelalawan H.Zukri Hadiri Buka Puasa Bersama Muslimat NU, Tausiyah oleh Abdul Somad

​Menhut menjelaskan bahwa program ini merupakan perwujudan dari strategi komprehensif untuk menyelesaikan persoalan di TNTN secara fundamental. Menurutnya, arah dan tahapan kerja kini telah jelas dan mulai menunjukkan progres yang nyata.

Kunci keberhasilan rehabilitasi ini terletak pada sinergi. Reforestasi TNTN melibatkan kolaborasi intensif antara 11 kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, serta unsur Forkopimda. Kerja sama lintas sektoral ini memastikan bahwa pemulihan lingkungan berjalan beriringan dengan pengawasan yang ketat di lapangan.

Baca Juga:  Gajah Liar Mengamuk di Permukiman Rumbai, Satu Anak Dilarikan ke RSUD Arifin Achmad

Selain fokus pada penghijauan, Pemerintah tetap memperhatikan aspek kemanusiaan dan ekonomi. Melalui Satgas PKH dan Direktorat Jenderal terkait, Pemerintah tengah mengidentifikasi lahan pengganti sebagai solusi relokasi bagi masyarakat yang terdampak.

​“Kami mencari keseimbangan yang tepat. Kelestarian lingkungan adalah prioritas, namun kepentingan ekonomi masyarakat juga kita carikan solusinya melalui skema yang tepat,” tambah Menhut.

​Reforestasi ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi TNTN sebagai benteng keanekaragaman hayati di Riau, meningkatkan kapasitas penyerapan karbon, serta melindungi habitat alami satwa yang ada di dalamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel alamrimba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Pelalawan H.Zukri Hadiri Buka Puasa Bersama Muslimat NU, Tausiyah oleh Abdul Somad
Konflik Satwa di Siak: Satu Blok Mes PT Rara Abadi Hancur Diamuk 13 Gajah Sumatra
Bupati Pelalawan dan Badan Gizi Nasional Matangkan Percepatan Program Makan Bergizi Gratis
Gajah Riau Tewas Mengenaskan, Kapolda: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Penjahat Lingkungan!
Tragis! Gajah Sumatra Ditemukan Mati Tanpa Kepala di Area Konsesi PT RAPP Pelalawan
Pimpin Operasi Dini Hari, Polwan Ditreskrimsus Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Kayu Suaka Margasatwa Kerumutan
Di Tengah Program Green Policing, Polda Riau Mulai Sikat Perambah Hutan Pelalawan
Sinergi Gakkum Sumatera dan Satgas PKH Amankan Pelaku Pembalakan Liar di Kawasan Konservasi TNTN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:21 WIB

Menhut Raja Juli Antoni Targetkan Reforestasi 2.557 Hektare di TNTN Tuntas Tahun Ini

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:33 WIB

Bupati Pelalawan H.Zukri Hadiri Buka Puasa Bersama Muslimat NU, Tausiyah oleh Abdul Somad

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:19 WIB

Konflik Satwa di Siak: Satu Blok Mes PT Rara Abadi Hancur Diamuk 13 Gajah Sumatra

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:35 WIB

Bupati Pelalawan dan Badan Gizi Nasional Matangkan Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Gajah Riau Tewas Mengenaskan, Kapolda: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Penjahat Lingkungan!

Berita Terbaru