Antisipasi Banjir, Bupati H.Zukri Tinjau Pembersihan Drainase di Pangkalan Kerinci

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalan Kerinci (Alamrimba.com) –Bupati Pelalawan H. Zukri meninjau langsung kegiatan pembersihan drainase di Jalan Datuk Engku Raja Lela Putra, Kota Pangkalan Kerinci, Kamis (3/7/2025). Peninjauan ini didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan.

Dalam tinjauannya, Bupati melihat kondisi saluran air yang tidak mengalir lancar dan berisiko menyebabkan banjir saat hujan. Ia meminta agar pembersihan dilakukan secara maksimal menggunakan alat berat yang tersedia.

“Kalau alat berat kita ada, segera diturunkan dan dipakai untuk membersihkan. Jangan hanya dibiarkan di pair, ” ujar Bupati.

Baca Juga:  14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

Bupati juga meminta agar bahu jalan di sepanjang drainase dihitung dan langsung di base atau ditimbun dengan material dasar untuk mencegah potensi pembangunan apapun di atas saluran drainase.

Kepada Camat Pangkalan Kerinci, Bupati meminta untuk memetakan titik-titik banjir dan mengetahui ke mana arah aliran air.

Mengingat saat ini sedang musim kemarau, Bupati Zukri meminta agar pembersihan drainase dilakukan secara masif di berbagai titik. Jika belum ada saluran air, maka perlu dilakukan pembangunan atau peningkatan drainase.

Baca Juga:  Niat Buka Kebun, Kepala Desa di Aceh Tengah Malah Jadi Tersangka Perusak Hutan Lindung

Ia juga memerintahkan agar pemilik ruko atau bangunan di sepanjang jalan diberi pemberitahuan terkait pentingnya menjaga dan tidak menutup jalur drainase.

Sebagai langkah lanjutan, Bupati mengajak seluruh tim teknis dan OPD terkait untuk segera menggelar rapat percepatan penanganan banjir di wilayah Pangkalan Kerinci.

“Kita tidak boleh menunggu banjir datang. Sekarang musim kemarau, saat yang tepat untuk bekerja lebih cepat.” Ujar Bupati Zukri. (Adv/Alvis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel alamrimba.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hutan Lindung Tanjung Kasam Dijarah, Akar Bhumi Indonesia Desak Kementerian Kehutanan Bertindak Tegas
Serahkan Sertifikat Tanah 2025, Bupati Pelalawan Ingatkan Warga Tak Sembarang Jual Lahan
Sikat Habis! TNBS Musnahkan 98,8 Hektare Sawit Ilegal di Jantung Ekosistem Gambut
Kemenhut Perluas Kanal Aduan dan Perketat Pengawasan Peredaran Kayu di Sumatera
LHKP Muhammadiyah: Bencana Sumatra Bukan ‘Musibah Alam’, Tapi ‘Kejahatan Kebijakan’ Akibat Izin Eksploitasi Ugal-Ugalan
Hutan Riau Terancam, APARI Soroti Lemahnya Penegakan Hukum di Kawasan Hutan Suaka
Diduga Jadi Provokator Saat Sidang Lapangan, Seorang Ibu Rumah Tangga di Desa Sungai Buluh Dilaporkan ke Polres Pelalawan
GAKKUM KEHUTANAN TANGKAP KETUA KELOMPOK TANI JUAL 600 HEKTAR LAHAN KAWASAN TAMAN NASIONAL BERBAK SEMBILANG
Berita ini 246 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 00:33 WIB

Hutan Lindung Tanjung Kasam Dijarah, Akar Bhumi Indonesia Desak Kementerian Kehutanan Bertindak Tegas

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:17 WIB

Serahkan Sertifikat Tanah 2025, Bupati Pelalawan Ingatkan Warga Tak Sembarang Jual Lahan

Minggu, 14 Desember 2025 - 00:35 WIB

Sikat Habis! TNBS Musnahkan 98,8 Hektare Sawit Ilegal di Jantung Ekosistem Gambut

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:12 WIB

Kemenhut Perluas Kanal Aduan dan Perketat Pengawasan Peredaran Kayu di Sumatera

Minggu, 7 Desember 2025 - 23:23 WIB

LHKP Muhammadiyah: Bencana Sumatra Bukan ‘Musibah Alam’, Tapi ‘Kejahatan Kebijakan’ Akibat Izin Eksploitasi Ugal-Ugalan

Berita Terbaru